Solo, atau Surakarta, adalah kota yang paling "Jawa" di antara kota-kota besar di Pulau Jawa. Di sini budaya keraton yang berusia ratusan tahun hidup berdampingan dengan kafe industrial, museum seni modern, dan ruang kreatif yang ramai dikunjungi anak muda. Itulah kenapa tempat wisata di Solo cocok untuk hampir semua tipe pelancong — mulai dari pencinta sejarah, keluarga dengan anak, sampai pemburu foto estetik.
Supaya liburanmu lebih terarah, kami kelompokkan rekomendasi tempat wisata di Solo ini berdasarkan minat: budaya & sejarah, wisata alam & keluarga, spot instagramable kekinian, serta wisata kuliner. Semua masih berada di Solo Raya dan mudah dijangkau.
Tempat Wisata Budaya & Sejarah di Solo
Solo adalah jantung kebudayaan Jawa, jadi wisata budaya & sejarah wajib masuk daftar pertama.
1. Keraton Kasunanan Surakarta — Istana resmi Kesunanan Surakarta yang menjadi pusat sejarah dan tradisi Jawa. Kamu bisa menyusuri museum keraton, melihat koleksi pusaka, dan merasakan atmosfer kerajaan yang masih terjaga.
2. Pura Mangkunegaran — Istana kedua di Solo dengan arsitektur Jawa-Eropa yang anggun. Pendopo Ageng-nya adalah salah satu pendopo terbesar di Indonesia. Cocok untuk yang ingin mengenal kebudayaan Jawa lebih dalam.
3. Rasamadu Heritage (Kartasura) — Bekas pabrik gula era kolonial yang kini menjelma menjadi destinasi wisata, budaya, dan rekreasi. Bangunan industrial tua dengan sentuhan arsitektur Eropa menjadikannya salah satu spot foto paling estetik di Solo Raya — sekaligus tempat nongkrong, event, dan kuliner. Buka setiap hari (akhir pekan mulai pukul 08.00 WIB). 👉 Baca juga: Tempat Foto Instagramable di Solo: 8 Spot dengan Nuansa Eropa dan Estetik dan Bukan Sekadar Tempat Foto: 7 Pengalaman di Rasamadu Heritage.
Wisata Alam & Keluarga di Solo
Untuk liburan bersama keluarga, deretan tempat wisata di Solo ini menawarkan ruang terbuka dan edukasi.
4. Solo Safari (Jurug) — Kebun binatang modern di kawasan Jebres yang sudah direvitalisasi total. Satwa ditampilkan dalam habitat semi-alami — pas untuk wisata edukasi anak.
5. Taman Balekambang — Taman kota legendaris yang kini tampil jauh lebih modern setelah revitalisasi. Ruang hijau favorit untuk jogging, piknik, dan foto.
6. Taman Sriwedari — Taman budaya bersejarah yang identik dengan pertunjukan Wayang Orang.
7. Taman Sunan Jogo Kali (Pucangsawit) — Taman tepi Sungai Bengawan Solo yang ramah anak: ada playground, area kuliner, live music, dan wahana perahu naga menyusuri sungai. Masuk gratis dan buka setiap hari.
8. Kebun Teh Kemuning (Karanganyar) — Hamparan kebun teh sejuk di kaki Gunung Lawu, sekitar satu jam dari pusat kota. Udara dingin dan pemandangan hijau yang menyegarkan.
Kampung Batik & Museum di Solo
Masih dalam nuansa budaya, jangan lewatkan sentra batik dan museum bersejarah Solo.
9. Kampung Batik Laweyan — Kampung batik tertua di Solo. Selain belanja batik tulis langsung dari perajin, kamu bisa belajar membatik dan melihat rumah-rumah saudagar batik bergaya kolonial.
10. Kampung Batik Kauman — Alternatif lain untuk berburu batik, dengan gang-gang sempit yang fotogenik dan workshop batik cap maupun tulis.
11. Museum Radya Pustaka — Museum tertua di Indonesia, menyimpan naskah kuno, wayang, dan artefak budaya Jawa.
Spot Instagramable & Wisata Kekinian di Solo
Inilah kategori tempat wisata di Solo yang lagi hits dan paling diburu untuk konten media sosial.
12. Masjid Raya Sheikh Zayed — Replika Sheikh Zayed Grand Mosque Abu Dhabi dengan kubah putih-emas megah. Paling cantik difoto saat senja ketika lampu mulai menyala.
13. Lokananta Bloc — Studio rekaman tertua di Indonesia yang kini jadi creative hub dengan nuansa vintage-industrial. Ada kuliner, musik, dan ruang pameran.
14. Tumurun Private Museum — Museum seni kontemporer dengan desain modern dan koleksi karya seniman lokal maupun internasional. Favorit penggemar seni.
15. Pasar Malam Ngarsopuro — Untuk suasana malam, pasar seni Ngarsopuro menyajikan jajanan, kerajinan, dan pertunjukan.
Wisata Kuliner di Solo
Belum lengkap ke Solo tanpa mencicipi kulinernya.
16. Nasi Liwet Solo — Ikon kuliner Solo, paling nikmat disantap pagi atau malam. 17. Selat Solo — Perpaduan steak Eropa dan selera Jawa yang unik. 18. Timlo Solo — Sup bening berisi telur pindang, sosis Solo, dan ati ampela. 19. Serabi Notosuman — Serabi legendaris yang wajib dibawa pulang sebagai oleh-oleh. 20. Angkringan & Wedangan — Pengalaman kuliner malam khas Solo yang murah dan hangat.
Tips Berkunjung ke Tempat Wisata di Solo
- Waktu terbaik: musim kemarau (April–Oktober) agar nyaman menjelajah tempat wisata outdoor.
- Transportasi: Solo relatif kecil; gunakan ojek online atau sewa kendaraan untuk fleksibilitas antar destinasi.
- Atur rute per area: gabungkan destinasi yang berdekatan dalam satu hari agar hemat waktu (misalnya kawasan Kartasura: Rasamadu Heritage + Masjid Sheikh Zayed).
- Datang lebih pagi di akhir pekan untuk menghindari keramaian dan mendapat foto terbaik.
Kesimpulan
Dari istana keraton yang sarat sejarah hingga bekas pabrik gula yang kini jadi ruang kreatif seperti Rasamadu Heritage, tempat wisata di Solo menawarkan perpaduan budaya, alam, dan gaya hidup modern yang sulit ditemukan di kota lain. Susun daftar sesuai minatmu, dan selamat menjelajah Solo!
FAQ — Tempat Wisata di Solo
Apa tempat wisata di Solo yang lagi hits 2026? Beberapa yang paling hits adalah Rasamadu Heritage, Masjid Raya Sheikh Zayed, Lokananta Bloc, dan Tumurun Museum — semuanya populer sebagai spot foto instagramable.
Tempat wisata di Solo apa yang cocok untuk keluarga? Solo Safari, Taman Balekambang, dan Taman Sunan Jogo Kali adalah pilihan terbaik untuk wisata keluarga karena menggabungkan rekreasi dan edukasi.
Di mana spot foto instagramable di Solo? Rasamadu Heritage di Kartasura menawarkan bangunan bekas pabrik gula bernuansa Eropa yang sangat estetik, selain Masjid Sheikh Zayed dan Lokananta Bloc.
Berapa lama waktu ideal berwisata di Solo? 2–3 hari cukup untuk menikmati wisata budaya, alam, kuliner, dan spot instagramable utama di Solo Raya.


